semeru

Jalur pendakian Gunung Semeru (3.676 meter di atas permukaan laut) akan dibuka kembali pada Rabu (12/5) karena kondisinya dinyatakan aman untuk pendaki.

“Setelah rapat koordinasi dengan Dinas Kehutanan, SAR Kabupaten, Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Polres dan muspika setempat, kami memutuskan untuk membuka jalur pendakian Semeru mulai besok,” ujar Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Sutrisno di Lumajang, Selasa.

Petugas TNBTS sudah membersihkan jalur pendakian untuk mempermudah pendaki pemula mendaki supaya tidak tersesat karena hampir empat bulan lebih jalur pendakian Semeru ditutup untuk pemulihan ekosistem.

“Tim survei sudah membersihkan pohon yang tumbang, rumput dan semak-semak yang menutupi jalur pendakian sehingga pendaki bisa mengikuti jalur pendakian sesuai dengan petunjuk TNBTS,” paparnya.

Beberapa rambu yang rusak, lanjutnya, akan diperbaiki sebelum jalur pendakian dibuka untuk umum.

“Sejauh ini banyak pendaki dan masyarakat umum yang menginginkan jalur pendakian Semeru dibuka. Untuk itu jalur pendakian dibuka mulai Rabu (12/5),” katanya.

Semeru bisa didaki melalui rute-rute berikut, Ranu Pani-Watu Rejeng -Ranu Kumbolo-Oro-oro Ombo-Cemoro Kandang-Jambangan- Sumbermani-Kalimati-Arcopodo-Cemoro Tunggal-puncak Semeru (Mahameru). (*)